Saran untuk diikuti

Trending

#game 5 Artikel
#internet 5 Artikel
#telkomsel 3 Artikel
#grentongan 3 Artikel
#kuota 3 Artikel
#gameandroid 3 Artikel
#smartphone 3 Artikel
#Aplikasi 2 Artikel
#instagram 2 Artikel
#anympedia 2 Artikel
Hot Ketika B.J Habibie Memimpin Indonesia

Ketika B.J Habibie Memimpin Indonesia

Bacharuddin Jusuf Habibie, adalah orang nomor 1 di Indonesia setelah kejatuhan orde baru. Kemarin aku sudah ngebahas Soeharto, dan kini aku

Kisah Perjalanan Hidup Nabi Nuh.As

Suryati ningsih
Suryati ningsih @Ningsih | Aug 23, 2020

  



Ajakan Nabi Nuh kepada kaumnya 

 Nabi Nuh  salah satu Nabi yang disebutkan dalam Al-Quran.Nabi Nuh hadir ditengah-tengah masyarakat yang saat itu menyembah berhala.Berhala yang disembah masyarakat saat itu terbuat dari kayu yang dibuat oleh mereka sendiri.Berhala yang mereka sembah dianggap memiliki kekuatan ghaib di atas manusia dengan nama - nama yang unik sesuai selera mereka sendiri.

Melihat keadaan masyarakat yang demikian itu Nabi Nuh tak tinggal diam.Nabi Nuh terus mengajak mereka menyembah Allah.Allah kata Nabi Nuh nyata adanya kemudian Nabi Nuh mengajak mereka melihat alam semesta ciptaan Allah mulai langit,bulan,bintang dan mataharinya serta kekayaan alam semesta lainnya.

 Nabi Nuh tiada berhenti mengajak kaumnya untuk menyembah Allah.Nabi Nuh memberi kabar akan adanya ganjaran berupa surga dan kenikmatan bagi mereka yang beramal.Balasan berupa siksa dari Allah bagi orang yang meninggalkan amal.Ajakan dari Nabi Nuh dalam berdakwah terus dilakukan tidak mengenal waktu baik pagi,siang ,malam secara terang-terangan maupun sembunyi-sembunyi.

 Nabi Nuh dikenal fasih berbicara, cerdas,pandai berdiskusi,tegas,tajam pemikirannya hingga kemudian diangkat menjadi Nabi berusia 450 tahun dan usia 950 tahun.Jadi dikatakan Nabi Nuh berdakwah selama 500 tahun.Hal menarik dalam perjalanan hidup Nabi Nuh saat berdakwah.Tak sedikit dari para pengikutnya ingkar janji yang terus mengejeknya.Para pengikutnya ini umumnya terdiri dari kaum fakir dan kaum kaya.

Suatu hari para pengikut Nabi Nuh yang berasal dari kaum kafir ingin ikut jadi pengikut Nabi asal kaum kaya diusir,tetapi Nabi Nuh tegas dan menolak permintaan dari kaum kafir.Permintaan yang ditolak Nabi membuat kaum kafir kecewa dengan mengatakan akan ada adzab seperti yang diancam kepadamereka.Nabi Nuh menegaskan adzab seperti itu hanya Allah yang bisa.Sikap Nabi yang demikian malah membuat kaum kafir makin mengejeknya tetapi tidak membuat patah semangat untuk terus berdakwah.

Suatu hari Nabi Nuh putus asa atas dakwahnya yang jalannya buntu kemudian Nuh berdoa pada Allah agar orang kafir tak lagi tinggal dipermukaan bumi.Allah mengabulkan doa Nuh memberi petunjuk agar Nabi Nuh membuat kapal yang sangat besar.Perahu itu membuat Nabi Nuh dan kaumnya yang beriman akan selamat dan kaumnya yang ingkar akan ditenggelamkan dengan banjir yang sangat banjir sehingga tak seorang pun dari mereka yang selamat.

Banjir besar memusnakan orang-orang kafir

Suatu hari, Nabi Nuh dan kaumnya membuat kapal diatas bukit,tetapi kaumnya yang ingkar tetap mengejeknya dengan mengatakan dimusim kemarau seperti ini malah buat kapal di atas bukit.Mereka membuang kotoran didalam kapal disaat Nabi Nuh dan pengikut tidak ada ditempat 

Akibat buang kotoran didalam kapal perut mereka sakit dan tidak ada seorang pun yang bisa mengobatinya.Mereka yang sakit perut terus meminta Nabi Nuh untuk mengobatinya.Nabi Nuh saat itu hanya meminta pada mereka untuk membersihkan kapal yang mereka kotori dan sesudah itu mereka sembuh dari sakit perut.

 Suatu hari Nabi Nuh dan para pengikutnya meninggalkan tempat dengan naik kapal.Beberapa pasang binatang telah dinaikkan ke atas kapal dan tak berapa lama sesaat setelah mereka pergi langit yang tadinya cerah berubah menjadi hitam.Cuaca saat itu buruk angin bertiup kencang bersamaan dengan turunnya hujan lebat.Hujan yang turun dengan lebatnya disertai badai membuat rumah-rumah mulai terendam air dan banjir.

Munculnya Kan'an putra Nabi Nuh di tengah bencana banjir

Di tengah bencana banjir yang melanda daerah itu

muncul Kan'an,salah seorang putra Nabi Nuh.Kan'an saat itu, berlari-lari menuju puncak gunung untuk menyelamatkan diri.Nabi Nuh yang melihat kejadian itu menyarankan pada Kan'an agar naik kapal bersamanya.

Kan'an tetap nekad lari ke puncak gunung.Kan'an tidak mengikuti ajaran Nabi Nuh.Kan'an lebih suka hidup bersama orang-orang kafir.Oleh karena itu, Ia tidak mau menumpang kapal Nabi Nuh.Nabi Nuh sedih melihat keadaan Kan'an yang tetap keras pada pendiriannya membuat Kan'an durhaka dan tidak mau beriman.

Selamat dari bencana

Nabi Nuh dalam suatu riwayat diceritakan tetap melanjutkan berlayar selama 40 hari setelah banjir reda.Nabi Nuh dan pengikutnya kemudian turun dari kapalnya.Orang yang kafir menentang Nabi Nuh binasa bersama datangnya bencana banjir .Hanya Nabi Nuh bersama para pengikutnya yang beriman selamat dari bencana.

   

Mixnot
Mixnot @official | Aug 23, 2020

Halo, postingan di forum saat ini masih belum bisa dimonetisasi ya, jika ingin memonetisasi artikel silakan edit dan hapus centang "posting ke forum".Forum adalah tempat khusus tanya-jawab dan diskusi