Saran untuk diikuti

Trending

#official 2 Artikel
#konservatif 1 Artikel
#platform 1 Artikel
#ResidentEvil 1 Artikel
#moderat 1 Artikel
#cerita 1 Artikel
#Blog 1 Artikel
#Barang 1 Artikel
#seo 1 Artikel
#tokoonline 1 Artikel
Hot Ketika B.J Habibie Memimpin Indonesia

Ketika B.J Habibie Memimpin Indonesia

Bacharuddin Jusuf Habibie, adalah orang nomor 1 di Indonesia setelah kejatuhan orde baru. Kemarin aku sudah ngebahas Soeharto, dan kini aku

Organisasi dan Manajemen

admpublik
admpublik @admpublik | Feb 2, 2021





Organisasi

Ilmu organisasi merupakan bagian dari Ilmu Administrasi karena organisasi merupakan salah satu unsur administrasi. Jadi pembahasan terhadap organisasi akan menimbulkan ilmu organisasi sebagai cabang dari Ilmu Administrasi. Menurut Weber dalam bukunya Silalahi (2011:124) menjelaskan pengertian organisasi sebagai berikut : “Organisasi merupakan tata hubungan sosial, dimana setiap individu yang melakukan kerja sama melakukan proses interaksi dengan individu lainnya“. Menurut Waldo dalam bukunya Silalahi (2011:124) menyebutkan : “Organisasi adalah struktur hubungan-hubungan diantara orang-orang berdasarkan wewenang dan bersifat tetap dalam suatu sistem administrasi”.

Menurut penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa organisasi adalah sebuah proses kerja sama yang dilakukan dua orang atau sekelompok yang mempunyai wewenang dan tanggung jawab dalam menjalakan suatu organisasi. Menurut Etzioni dalam bukunya Silalahi (2011:125) organisasi merupakan pengelompokan orang-orang yang sengaja disusun untuk mencapai tujuan tertentu. Menjelaskan ciri-ciri organisasi sebagai berikut :

1. Adanya pembagian dalam pekerjaan, kekuasaan dan tanggung jawab komunikasi yang merupakan bentuk-bentuk pembagian yang tidak dilainkan sengaja direncanakan untuk dapat lebih meningkatkan usaha mewujudkan tujuan tertentu.

2. Adanya pengendalian usaha-usaha organisasi serta mengarahkan organisasi mencapai tujuannya, pusat kekuasaan harus juga secara kontinu mengkaji sejauh mana hasil yang telah dicapai organisasi, dan apabila memang diperlukan harus juga menyusun lagi pola-pola baru guna meningkatkan efisiensi.

3. Penggantian tenaga, dalam hal ini tenaga yang dianggap tidak bekerja sebagaimana diharapkan, dapat diganti oleh tenaga lain. Demikian juga organisasi dapat mengkombinasikan lagi anggotanya melalui proses pengalihan maupun promosi.

Menurut Silalahi (2011:132) banyak ragam bentuk dan tipe dari organisasi dapat dikategorikan bentuk organisasi atas :

1. Organisasi Lini atau Garis. Dimana otoritas mengalir dari puncak organisasi dilimpahkan kepada unit-unit organisasi di bawahnya dalam semua sektor pekerjaan. Dan pertanggung jawaban juga mengalir dari bawah hingga ke tingkat yang paling atas secara bertahap berdasarkan hirarki.

2. Organisasi Lini dan Staf. Di samping otoritas berasal dari pimpinan puncak dan dilimpahkan kepada unit di bawah hirarki dalam semua unit kerja, juga ada satuan unit organisasi yang membantu pimpinan dalam bidang tertentu tanpa ikut serta dalam otoritas lini.

3. Organisasi Fungsional. Organisasi di mana otoritas pimpinan puncak didelegasikan kepada unit-unit organisasi hingga ke paling bawah dalam bidang pekerjaan tertentu dan masing-masing pimpinan unit mempunyai otoritas secara fungsional untuk memerintah semua pelaksana dari semua unit sepanjang berhubungan dengan pekerjaannya.

4. Organissi Lini-Fungsiona. Memperlihatkan ciri organisasi lini dan organisasi fungsional.

5. Organisasi Lini-Staf-Fungsional. Memperlihatkan ciri-ciri organisasi lini dan staf serta organisasi fungsional. 

 

Manajemen

Manajemen diawali dengan suatu pandangan luas atas sifat, ruang lingkup dan fungsi penggunaannya dalam setiap aktivitas kerja sama organisasional. Pengertian manajemen dari beberapa pendapat para ahli selalu berbeda, untuk itu peneliti akan mengemukakan pendapat para ahli tentang defenisi manajemen menurut Manulang (1992:11) menyebutkan: “Manajemen adalah seni dan ilmu perencanaan, perorganisasian,penyusunan, pengerahan dan pengawasan dari pada sumber daya manusia untuk mencapai tujuan yang telah di tentukan terlebih dahulu”.

Pengertian manajemen menurut Siagian (1992:11),menyebutkan: “Manajemen dapat di defenisikan sebagai kemampuan atau keterampilan untuk memeperoleh suatu hasil dalam rangka pencapaian tujuan melalui kegiatan-kegiatan orang lain.” Menurut pendapat Hasibuan (2013;5) dalam bukunya manajemen dasar, pengertian dan masalah, megenai pengertian manajemen adalah: “Manajemen adalah ilmu dan seni mengatur proses pemanfatan sumber daya manusia secara efektif dan efesien untuk mencapai suatu tujuan tertentu”. Beberapa defenisi tersebut, terdapat unsur-unsur manajemen yaitu:

1. Adanya manusia (manusia sebagai pimpinan).

2. Adanya tunjuan yang hendak di capai (sebagai pengangan pengarahan)

3. Adanya wadah yakni badan organisasi dimana orang-orang bekerja

4. Adanya alat untuk mencapai tujuan

5. Kegiatan atau aktivitas seperti perencanaan, pergorganisasian dan sebagainya.

Menurut Siagiyan dalam bukunya Silalahi (2011:137) menjelaskan defisini manajemen sebagai berikut: “Manajemen dapat di definisikan sebagai kemampuan atau keterampilan untuk memperoleh sesuatu hasil dalam rangka pencapaian tujuan melalui kegiatan-kegiatan orang lain”. Menurut Sutarto dalam bukunya Silalahi (2011:137) menyebutkan : “Manajemen sebagai rangkaian kegiatan penataan yang berupa penggerakkan orang-orang dan pengarahan fasilitas kerja agar tujuan kerja sama benar-benar tercapai”.

Berdasarkan penjelasan di atas dapat disimpukan bahwa manajemen sebagai proses yaitu rangkaian tahapan kegiatan untuk mencapai tujuan tertentu dengan mendayagunakan sumber-sumber yang ada seefektif dan efisien mungkin. Proses kegiatan dan dinamika manajemen dalam usaha mencapai tujuan organisasi berdasarkan tingkatan dalam organisasi, maka tingkatan manajemen dapat di bedakan atas menurut Silalahi (2011:141) adalah :

1. Top Management (manjemen puncak). Orang yang berada dalam kedudukan manajemen puncak ini disebut top managers (manajer puncak) yang diidentifikasikan dalam berbagai titel, misalnya : chairman of the board, president, chief executive officer, senior vice-president. Manajemen dan puncak bertanggung jawab untuk keseluruhan manajemen dan organisasi.

2. Middle Management (manajemen tengah). Orang yang berada dalam posisi manajemen tengah dinamakan manajer-manajer tengah, yang mungkin terdiri atas satu lebih tingkatan dalam organisasi. Adapun orang-orang tersebut biasanya diidentifikasikan dengan titel, seperti divisional manager, regional manager, product manager, sales manager, marketing manager, personal manager, finansial manager. Tanggung jawab dari manajer tengah ialah menggerakkan aktivitas dengan menggimplementasikan kabijaksanaan yang telah digariskan oleh manajer puncak.

3. Lower Management (manajemen bawah). Yang bertanggung jawab menggerakkan operasi pekerja-pekerja. Manajer dalam manajemen tingkat bawah ini lebih dikenal dengan nama supervisor, seperti production supervisor, technical supervisor di samping titel-titel : foreman (mandor), departement manager, assistant departement manager.

#organisasi #manajemen #administrasipublik

Sumber: https://www.ilmuadmpublik.com/2018/12/organisasi-dan-manajemen.html

Artikel Pilihan

Hot Kebijakan Monetisasi dan Konten

Kebijakan Monetisasi dan Konten

Ini adalah kebijakan tentang monetisasi dan konten di Mixnot, dokumen ini merupakan bagian dokumen syarat dan ketentuan.Berikut poin-poin ke