Saran untuk diikuti

Trending

#official 2 Artikel
#konservatif 1 Artikel
#platform 1 Artikel
#ResidentEvil 1 Artikel
#moderat 1 Artikel
#cerita 1 Artikel
#Blog 1 Artikel
#Barang 1 Artikel
#seo 1 Artikel
#tokoonline 1 Artikel
Hot Ketika B.J Habibie Memimpin Indonesia

Ketika B.J Habibie Memimpin Indonesia

Bacharuddin Jusuf Habibie, adalah orang nomor 1 di Indonesia setelah kejatuhan orde baru. Kemarin aku sudah ngebahas Soeharto, dan kini aku

PENGANTAR TEORI ADMINISTRASI PUBLIK bag. 4

admpublik
admpublik @admpublik | Mar 6, 2021



Teori Manajemen Publik 

Definisi Manajemen Publik

Menurut George R. Terry dan Leslie W. Rue dalam bukunya Dasar-Dasar Manajemen (2013 : 1). Manajemen adalah suatu proses atau kerangka kerja, yang melibatkan bimbingan atau pengarahan suatu kelompok orang-orang kearah tujuan-tujuan organisasional atau maksud-maksud nyata. Sedangkan definisi Manajemen Publik yaitu manajemen instansi pemerintah. Overman mengemukakan bahwa manajemen publik bukanlah “scientific management” meskipun sangat dipengaruhi oleh “scientific management”. Manejemen Publik bukanlah “policy analysis”, bukanlah juga administrasi publik. Manjemen publik adalah suat studi interdisipliner dari aspek-aspek umum organisasi, dan merupakan gabungan antara fungsi manajemen seperti planning, organizing, dan controlling di satu sisi, dengan SDM, keuangan, fisik, informasi dan politik di sisi lain.

 

Lima Fungsi Utama Manajemen

1). Planning, yaitu menentukan tujuan-tujuan yang hendak dicapai selama suatu masa yang akan datang dan apa yang harus diperbuat agar dapat mencapai tujuan-tujuan itu.

2). Organizing, yaitu mengelompokkan dan menentukan berbagai kegiatan penting dan memberikan kekuasaan untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan itu.

3). Staffing, yaitu menentukan keperluan-keperluan SDM, pengerahan, penyaringan, latihan, dan pengembangan tenaga kerja.

4). Motivating, yaitu mengarahkan atau menyalurkan perilaku manusia kearah tujuan-tujuan.

5). Controlling, yaitu mengukur pelaksanaan dengan tujuan-tujuan menentukan sebab-sebab penyimpangan dan mengambil tindakan-tindakan korektif dimana perlu.

 

Pergeseran Paradigma

Menurut Keban (2008 :94-103) perkembangan manajemen paling tidak dipengaruhi oleh tiga pandangan yaitu manajemen normatif, manajemen deskriptif, dan manajemen publik.

1. Manajemen Normatif. Pendekatan manajemen normatif melihat manejemen sebagai suatu proses penyelesaian tugas atau pencapaian tujuan. Aliran manajemen normatif dikenal melalui rumusan fungsi-fungsi manajemen bisnis dengan nama POSDCORB ( Planning, Organizing, Staffing, Directing, Coordinating, Reporting dan Budgeting. Sementara itu R. Miles (1975) meletakkan fungsi-fungsi menajemen ke dalam tiga teori yaitu:

a). Model Tradisional, Manajer berasumsi bahwa pekerjaan itu tidak menyenangkan bagi manusia, upah lebih penting dari kerja itu sendiri, dan bahwa hanya sedikit sekalli orang yang memiliki pengendalian dan pengarahan diri, maka jalan keluar yang dilakukan manajer adalah melakukan supervise ketat, merumuskan berbagai cara dan prosedur kerja sesederhana mungkin, dan memaksakan apa yang diinstruksikannya kepada bawahan.

b). Model Human Relation. Manajer berasumsi bahwa bawahannya ingin merasa berguna dan penting, dikenal sebagai individu yang berarti, dan bahwa keinginan itu mungkin jauh lebih penting dari pada uang, makajalan keluarnya adalah memuji individu mereka atau bawahannya agar merasa penting/berguna, selalu mendengarkan keluhan dan saran bawahannya, dan membiarkan bawahannya melakukan pengendalian dan pengarahan diri dalam hal-hal rutin.

c). Model Human Resource. Manajer berasumsi bahwa orang bisa saja tertarik terhadap pekerjaan yang menantang, memiliki kreativitas, dan inisiatif serta tanggung jawab yang tinggi untuk mengarahkan pengendalian dan pengarahan dirinya, maka yang dilakukan manajer tersebut adalah memanfaatkan kemampuan SDM yang ada pada bawahannya, memberikan peluang agar merka dapat berkreasi dan berinisiatif, serta memberikan dorongan agar mereka dapat berpartisipasi secara aktif.

2. Manajemen Deskriptif. Pendekatan ini dapat dilihat dari karya H. Mintzberg (1973) yang memberikan fungsi-fungsi yang biasa dilakukan oleh seorang manajer di tempat kerjanya. Menurut Mintzberg fungsi-fungsi manajemen yaitu kegiatan-kegiatan personal, interaktif, administratif, dan teknis.

3. Manajemen Publik. Woodrow Wilson mendesak agar ilmu administrasi publik segera mengarahkan perhatiannya pada orientasi yang dianut dunia bisnis, perbaikan kualitas personel dalam tubuh pemerintah, aspek organisasi dan metode-metode kepemerintahan. Empat prinsip dasar bagi studi administrasi publik yang mewarnai manajemen publik sampai sekarang yaitu :

a). Pemerintah sebagai setting utama organisasi;

b). Fungsi eksekutif sebagai fokus utama;

c). Pencarian prinsip-prinsip dan teknik manajemen yang lebih efektif sebagai kunci pengembangan kompetensi administrasi, dan

d). Metode perbandingan sebagai metode studi dan pengembangan bidang administrasi publik (Perry dan Kraemer dalam Keban, 2008:100).

Pada dasawarsa 1990an mulai berkembang model New Public Management (Hugesh, 2003 dalam Keban, 2008: 103-104) atau disingkat dengan NPM. Dalam NPM ini pemerintah diajak:

1. Meninggalkan paradigma admistrasi tradisional dan sedapat mungkin beralih perhatian terhadap kinerja atau hasil kerja,

2. Melepaskan diri dari birokrasi klasik dan membuat situasi dan kondisi organisasi, pegawai, dan para pekerja lebih fleksibel,

3. Menetapkan tujuan dan target organisasi dan personal lebih tegas, sehingga memungkinkan pengukuran hasil melalui indikator yang jelas, lebih memperhatikan evaluasi program yang sitematis, dan mengukur dengan menggunakan indikator ekonomi, efisiensi, dan efektivitas,

4. Staf senior lebih berkomitmen secara politis dengan pemerintah sehari-hari dari netral,

5. Fungsi pemerintah adalah memperhatikan pasar, kontrak kerja keluar, yang berarti pemberian pelayanan tidak selamanya melalui birokrasi saja (melibatkan sektor swasta),

6. Fungsi pemerintah dikurangi melalui privatisasi.

#teoriadministrasipublik #pengantarteoriadministrasi #administrasipublik #ilmuadmpublik #administrasi

Sumber: Ilmu Administrasi Publik

Artikel Pilihan

Hot Kebijakan Monetisasi dan Konten

Kebijakan Monetisasi dan Konten

Ini adalah kebijakan tentang monetisasi dan konten di Mixnot, dokumen ini merupakan bagian dokumen syarat dan ketentuan.Berikut poin-poin ke