Dunia Tak Butuh Alasan Mu

Dunia Tak Butuh Alasan Mu

Dalam hidup kita selalu berusaha yang terbaik agar meraih kesuksesan dan mewujudkan mimpi atau cita-cita. Dan telah kita ketahui bersama untuk meraih kesuksesan tidaklah mudah, kita terkadang harus berada pada posisi sulit dan mengalami berbagai kejatuhan.

Dan pada masa-masa sulit itulah pada masa kita sering terjatuh bahkan memantik rasa putus asa, kita terkadang bahkan mungkin kebanyakan dari kita selalu mencari-cari alasan untuk membenarkan kegagalan kita.

Atau setidaknya dengan berbagai alasan yang kita cari dan kita buat-buat kita berharap orang lain memaklumi kegagalan kita dan berharap mereka mengerti kenapa kita gagal dan agar dengan alasan itu kita juga berharap orang lain tetap percaya kepada kita.

Padahal kita tidak pernah sadar bahwa faktanya Dunia tidak pernah butuh alasan kita, fakta bahwa Dunia Tidak butuh alasan kita harus kita pahami dengan betul bahwa yang selama ini alasan sering kita buat-buat tidaklah pernah berguna sama sekali di mata dunia.

Dunia Hanya Melihat Apa Yang Kita Capai

Hal yang paling penting yang harus kita sadari bersama bahwa dunia hanya akan melihat dan mengakui apa yang kita capai bukan alasan mengapa kita berhasil bukan pula mengapa kita gagal, bahkan dunia juga tidak pernah peduli dengan cara apa kita meraih suatu pencapaian, baik karena kejujuran maupun kecurangan.

Sebagai suatu contoh, saya beri contoh sepakbola misalnya, pada kualifikasi Piala Dunia 2010 lalu antara Francis vs Irlandia, di mana skor imbang 1–1. Dengan skor ini Francis lolos ke Piala Dunia 2010. Padahal Francis sebelumnya tertinggal 1–0, dan gol penyeimbang Francis terjadi di menit-menit akhir.

Yang lebih memalukan bagi Francis dan menjengkelkan bagi Irlandia adalah gol Francis terlahir karena kecurangan pemain sekaligus kapten tim Francis yang bernama Thierry Henry. Henry secara jelas tertangkap kamera menahan bola dengan sengaja dengan tangan kirinya, sehingga bola yang harusnya ke luar lapangan mampu dia tahan dan bisa dia kendalikan untuk mengumpan ke rekan timnya sehingga terjadilah gol dan gol tersebut disahkan oleh wasit.

Dari peristiwa di atas ada dua poin yang perlu kita sadari, Pertama Gol Francis lahir akibat kecurangan secara sengaja dan diketahui oleh seluruh dunia karena pertandingan tersebut disiarkan live ke seluruh dunia. Kedua Gol tersebut dianggap sah dan Francis yang lolos ke Piala Dunia 2010.

Meski Irlandia tampil secara heroik dan patriotik, semua itu sirna dan sia-sia, sebab pertandingan sudah dianggap sah walaupun dunia menyaksikan sebuah kecurangan besar di abad ini.

Contoh di atas membuktikan kepada kita bahwa dunia tak pernah peduli tentang “alasan” kita baik gagal maupun berhasil, bahkan dunia tak pernah peduli tentang cara kita meraih suatu pencapaian baik dengan kejujuran, kecurangan dan bahkan dengan kejahatan.

Dunia hanya akan melihat dan mengakui tentang apa yang kita raih dan kita capai, dunia hanya akan melihat di mana kita mampu berdiri, di mana posisi yang bisa kita raih.

Betapa Tidak Berartinya Sebuah Alasan

Setelah kita menyadari bahwa dunia tidak butuh alasan maka kita sekarang sudah pahami bahwa alasan itu tidaklah ada artinya dan betapa sia-sia jika selama ini kita menghabiskan waktu hanya untuk membuat-buat alasan.

Membuat-buat alasan tidak hanya bermakna mencari alasan yang tidak ada kemudian diada-adakan akan tetapi termasuk menjadikan alasan yang memang sudah ada dan mengandalkan alasan tersebut agar orang lain memaklumi atau bersimpati.

Contoh Membuat-buat Alasan

Saya sering mendapati orang yang gagal dalam pekerjaannya gagal mencapai performa atau gagal mencapai KPI, di saat dirinya makin terdesak dan kinerjanya semakin memburuk, dia resign dari tempat kerjanya dan saat itu dia menjadikan semua kegagalannya sebagai alasan untuk resign.

Saya amat menyayangkan, sebab mungkin memang kegagalan dia karena banyak alasan yang benar dan logis, tapi dia tak menyadari dunia tidak pernah peduli akan alasan dia baik benar maupun salah, dunia hanya akan mengenalnya sebagai orang yang gagal.

Contoh Alasan Kebanyakan Orang Indonesia

Saya kembali ambil contoh dari sepakbola, Timnas Indonesia saat kalah atau gagal banyak yang menghujat banyak pula yang masih optimis, keduanya tidak bisa dibenarkan dalam benak saya.

Mereka yang merasa optimis sering berkata, “Timnas sudah berjuang”, “Timnas telah menampilkan yang terbaik”, “Timnas telah tampil ksatria dan patriot”, dan kalimat-kalimat senada lainnya.

Kalimat-kalimat tersebut hanyalah alasan-alasan, sebab di mata Dunia Timnas adalah tim yang kalah bukan juara, dan tak ada juara untuk tim “Berjuan”, tak ada piala untuk tim “patriot”.

#timnas #gagal #alasan #motivasi

Komentar (0)

Top Blogger

Artikel Pilihan

Hot Baru: Mixpod, Mixnot Podcast. Buat Podcast di Mixnot

Baru: Mixpod, Mixnot Podcast. Buat Podcast di Mixnot

Halo mixnoter, kami terus berinovasi agar menjadi platform blogging nomor 1 di Indonesia.Kini kami merilis Mixpod (Mixnot Podcast) sebagai f