Pelajaran Keliru Saat di Sekolah

Pelajaran Keliru Saat di Sekolah

Sekolah adalah tempat diadakannya pendidikan formal bagi para siswanya mulai dari TK, SD, SMP, dan SMA bisa disebut sebagai pendidikan dasar yang diwajibkan pemerintah demi meningkatkan mutu SDM rakyat indonesia. Masa-masa ini bisa dibilang merupakan masa keemasan bagi individu yang menentukan arah masa depannya. Dari semua mata pelajaran yang pernah ku pelajari dari TK sampai SMA kutemukan ada kekurangan yang bisa dibilang cukup berpengaruh pada perkembangan kepribadian siswa dalam menghadapi kehidupan bermasyarakat. 







Berikut ini adalah beberapa mata pelajaran yang seharusnya ada untuk menambah kuat pondasi kepribadian siswa dalam kehidupan bermasyarakat tak ada yang menampik pernyataan ini. Tapi, bagaimana jika ternyata ada informasi yang keliru, yang ternyata sudah bertahun-tahun diajarkan dan dipercayai murid-muridnya, dari berbagai sumber yang saya dapatkan inilah kebohongan yang diajarkan di sekolah :



1. Bunglon mengubah warna untuk menyamarkan diri







Bunglon benar-benar mengubah warna kulitnya untuk alasan yang berbeda. Warna pada bunglon berubah sebagai tanda pengenal dari perilaku kawin dan sebagai metode untuk mengatur suhu tubuh mereka. Misalnya, mereka berubah dari kulit warna yang terang menjadi gelap lantas menyerap panas lebih banyak, sekalipun dingin



2. Selera yang berbeda terdeteksi pada bagian yang berbeda dari lidah







Dulu di saat kita masih duduk di bangku Soklah Dasar pernah diajarkan tentang bagian-bagian lidah untuk perasa seperti gambar diatas. Tapi faktanya seluruh permukaan lidah sama-sama bisa mendeteksi rasa yang berbeda, baik itu manis, asin, pahit, atau asam. Hal ini sebenarnya dipengaruhi protein pada lidah yang mendeteksi rasa dari sesuatu yang asam



3. Sebuah apel jatuh di kepala Sir Isaac Newton, sehingga dia menemukan penemuan teori gravitasi







Newton menyusun teori gravitasi setelah menonton sebuah apel jatuh dari pohon, seperti yang selama ini kita percayai. Faktanya, gagasan itu benar-benar mitos belaka.



4. Manusia berevolusi dari simpanse







Seperti yang sudah dicetuskan oleh Charles Darwin selama ini, manusia adalah keturunan kera. Padahal teori ini menjadi kontroversial, terutama beberapa tahun belakangan.



5. Tidak ada gravitasi di ruang angkasa







Faktanya, ada gravitasi di ruang angkasa, hanya saja lebih lemah secara signifikan dibandingkan dengan di bumi. Gravitasi di ruang angkasa sebenarnya bertanggung jawab untuk menjaga bulan di orbitnya. Benda di ruang angkasa yang tampaknya berlawanan dengan gravitasi, pada kenyataannya hanya dalam keadaan jatuh bebas.

Mau Dapat Uang? Tulis artikel dan dapatkan penghasilan tambahan dari setiap artikel yang kamu tulis

Komentar (1)

Arfianfahmi Hidayah

Arfianfahmi Hidayah · Sep 7, 2020

berarti masa kecil gua di boongin mulu,. hha

Top Blogger

Artikel Pilihan

Hot Baru: Mixpod, Mixnot Podcast. Buat Podcast di Mixnot

Baru: Mixpod, Mixnot Podcast. Buat Podcast di Mixnot

Halo mixnoter, kami terus berinovasi agar menjadi platform blogging nomor 1 di Indonesia.Kini kami merilis Mixpod (Mixnot Podcast) sebagai f